Showing posts with label Markisa. Show all posts
Showing posts with label Markisa. Show all posts

Saturday, July 2, 2011

Scopoletin Antikanker & Antiradang

Scopoletin merupakan salah satu zat yang terkandung dalam buah markisa yang brperan memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami peyempitan dan melancarkan peredaran drah, sehingga mencegah hipertensi.Scopoletin juga terbukti dapat membunuh beberapa tipe mikroba seperti Pythium. Selain itu zat yang juga banyak terdapat pada buah mengkudu ini juga brsifat antiperadangan dan antialergi.

Theobromine pada buah markisa juga mempunyai manfaat yang sangat penting. Menurut sebuah penelitian di Inggris, theobromine dapat menekan batuk menetap tiga kali lebih efektif dibandingkan dengan kodein, salah satu obat yang sering diresepkan dokter dalam pengobatan batuk menetap. Theobromine yang juga banyak  pada coklat ini bekerja dengan mekanisme menekankerja saraf vagus, saraf ini yang bertanggung jawab atas timbulnya batuk pada seseorang.

Buah Markisa juga mengandung Monoterpen yang dapat mencegah penyakit tumor. Menurut Amelia (’02) monoterpenmerupakan salah satu senyawa fitokimia yang sangat baik untuk mencegah kanker payudara.
Karotenoid dan Polifenol pada markisa juga berfungsi sebaga antikanker. Sebuah penelitian yang dilakukan para ahli di Universitas Florida menunjukkan bahwa Ekstrak dari buah markisa kuning dapat membunuh sel kanker  secara in vitro.

Kandungan Saponin pada markisa juga sangat bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan kanker kolon dan membantu mengendalikan kadar kolesterol agar tetap dalam kondisi normal. Konsumsi saponin yang dianjurkan adalah sebesar 10 – 200 mg per hari. Di samping itu, Isovitexin pada markisa juga berkhasiat sebagai penurun panas (antipiretik), penghilang nyeri (analgesik) da antiseptic. (made)
Read More

Wednesday, June 15, 2011

MARKISA RAMUAN KENCANTIKAN

           Markisa berasal dari Amerika Latin, terutama Brasil kemudian menyebar keseluruh dunia.Di Indonesia markisa uga dikenal dengan beberapa nama seperti : buah negeri (Jawa), pasi atau konyal (Sunda). Tanaman markisa memiliki kandungan gizi yang luar biasa. Bagian yang dapat dimakan mencapai 48% dari bobot buah. Sisanya berupa kulit dan biji.
          Markisa merupakan sumber vitamin yang baik, terutama vitamin A dan vitamin C. Dalam setiap 100 gram daging buah markisa kuning terdapat vitamin A sebanyak 2.410 IU, yang berarti telah memenuhi 48,2 % kebutuhan tubuh akan vitamin A setiap hari. Vitamin A diperlukan tubuh untuk mencegah penyakit mata, pertumbuhan sel, sistem kekebalan tubuh, reproduksi serta menjaga kesehatan kulit.
Kandungan vitamin C dalam buah markisa juga cukup tinggi yaitu 18,2 mgram/100 gram pada markisa ungu. Vitamin C dikenal sebagai senyawa utama tubuh yang dibutuhkan dalam berbagai proses penting, mulai pembentukan kolagen ( protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang ), pengakut lemak, pengakut elektron dari berbagai reaksi enzimatik, pemacu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol serta pemacu imunitas. Selain itu vitamin C sangat diperlukan tubuh untuk penyembuhan luka dan meningkatkan funfsi otak agar dapat bekerja masimal.

 Markisa juga kaya akan betakarotin yaitu jenis antioksida yang dapat berperan penting dalam mengurangi kosentrasi radikal peroksil. Kemampuan betakarotin bekerja sebagai antioksidan berasal dari kesanggupannya untuk menstabilkan radikal berinti karbon. Karena betalarotin efektif dalam kosentrasi rendah oksigen, dapat melengkapi sifat antioksidan vitamin E yang efektif pada kosentrasi tinggi oksigen. Betakarotin juga dikenal sebagai unsur pencegah kanker, khususnya kanker kulit dan kanker paru. Betakarotin dapat menjangkau lebih banyak bagian-bagian tubuh dalam waktu lebih lama dibanding vitamin A, sehingga memberikan perlindungan yang lebih optimal terhadap munculnya kanker.
           Selain vitamin markisa merupakan sumber niasin dan riboflafin yang baik bagi tubuh. Beberapa penelitian membuktikan bahwa niasin memberikan perlindungan tubuh terhadap serangan kanker. Markisa juga mengandung asam-asam organik seperti asam sitrat, asam malat, asam suksinat, asam malonat dan asam-asam volatil lainnya.
           Markisa juga bermanfaat untuk kencatikan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Rien Surie dari Insitut Pertanian Bogor menunjukkan bahwa minyak dari ekstrak biji markisa sangat berguna untuk mengobati kerutan pada kulit wajah. Markisa juga dapat menghambat transformasi bwnzo (alpha) pyrene penyebab kanker. Markisa juga baik untuk penderita aam karena mengandung agen antiinflamasi. Disamping itu manfaat markisa bagi kesehatan antara lain menyembuhkan badan lemah setelah sakit, kehilangan nafsu makan, anemia disertai bibir pucat, terasa dingin pada anggota badan dan pusing serta untuk memperlancar produksi asi. Meskipun belum ada bukti ilmiah bagi suku Indian markisa digunakan untuk mengobati radang tenggorokan dan amandel. Juga bermanfaat untuk meluruhkan air seni dan mengobati penyakit kelamin (kencing nanah).(Made A '07)
Read More